Madania, Sekolah yang mau Mendengar, Merasakan dan Menjawab Kekhawatiran Orangtua

Bapak Ali Sumali Nugroho & Ibu Nia Nurmala, Orangtua dari Amarilly Puan Sumali, Kelas 3 & Candace Allya, Kelas 2


Menemukan sekolah yang baik memang bukan perkara mudah. Masalah nilai dan prinsip yang dianut, metode pembelajaran, pendekatan sekolah terhadap anak, belum lagi jarak sekolah-rumah,serta biaya yang dibutuhkan adalah sedikit dari pertimbangan-pertimbangan orang tua dalam memilih sebuah sekolah.

Ketika akhirnya menjatuh- kan pilihan kepada Madania, kami punya harapan besar, yaitu anak-anak kami bisa berkembang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Pertimbangan memilih Madania juga karena kami ingin anak-anak belajar bahwa keragaman itu baik dan tidak ada yang salah dengan menjadi berbeda. Alhamdulillah, keinginan atau lebih tepatnya kekhawatiran kami sebagai orang tua terjawab. Perubahan dan perkembangan positif anak-anak kami mulai terlihat :Amarilly yang awalnya pemalu,perlahan tumbuh rasa percaya d iri nya. Yang semula ketika Madania mengakomodasi hal-hal tersebut.

bersuara lirih,kini mulai terdengar lantang. Minatnya yang besar terhadap aktivitas yang berhubungan dengan fisik, seperti renang bisa tersalurkan dengan baik. Kemampuan menulisnya pun semakin meningkat. Tidak hanya itu, berada dilingkungan sekolah yang majemuk ternyata juga semakin membuka matanya untuk mengerti dan menerima arti perbedaan.

Lain lagi dengan adiknya,Candace. Candace anak kami yang kedua masuk sekolah dasar diusia yang relatif muda.Hal itu tentu berpengaruh terhadap kematangan emosionalnya. Tetapi sejak sebelum masuk, pihak sekolah meyakinkan kami bahwa hal tersebut tidak akan menjadi masalah karena tentunya setiap anak akan mendapat perlakuan yang berbeda sesuai dengan karakter dan problematikanya. Poin plus untuk pihak sekolah yang mau mendengar,merasakan dan menjawab kekhawatiran orangtua.

Candace muda memang sempat mengalami kesulitan di masa awal sekolahnya.Mulai dari penyesuaian lingkungan, bahasa sampai hal yang berhubungan dengan akademis. Salut untuk pihak sekolah karena komunikasi yang terjalin antara guru dan orang tua sangatbaik,sehingga masalah anak sekecil apapun pasti mendapat perhatian. Semua pihak bisa duduk bersama-sama dan mencari solusi terbaik untuk anak.

Kami berharap akan semakin banyak sekolah seperti Madania di mana sebuah institusi pendidikan bukan sekedar tempat individu dituntut belajar menghapal teori abc, melainkan lebih kesebuah tempat dimana mereka merasa dipahami, bisa berekspresi, dan mampu mengembangkan sayapnya.

Akhir kata, selamat ulang tahun Madania. Bravo Madania!


Share :